
Pelantikan Bupati Mandailing Natal oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menjadi tonggak sejarah. Saipullah Nasution dan Atika Azmi Utammi resmi menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati. Upacara pelantikan yang berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, kantor gubernuran Medan, pada hari Jumat ini, membangkitkan harapan yang besar.
Dalam pidatonya, Gubernur Bobby menegaskan pentingnya mengoptimalkan potensi lokal untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. “Kita perlu fokus pada kesejahteraan masyarakat sebagai dasar utama dalam setiap tindakan kita,” ujarnya.
Bobby menambahkan, Mandailing Natal mempunyai segala yang sumber daya untuk mencapai kemajuan yang besar. Daerah ini kaya akan sumber daya alam seperti mineral, memiliki potensi pariwisata, serta sektor pertanian dan perkebunan yang subur.
Memang benar, meskipun Saipullah Nasution dan Atika Azmi Utammi tidak menghadiri pelantikan serentak di Istana Negara karena gugatan hasil Pilkada, mereka tetap berkomitmen untuk memajukan daerah. Sebagai tanggapan, Kahiyang Ayu, Ketua TP PKK Sumut, melantik Yufri Astuti sebagai Ketua TP PKK, Dekranasda, dan TP Posyandu Madina untuk periode 2025-2030.
Selanjutnya, Kahiyang menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara provinsi dan kabupaten/kota dalam melaksanakan program pembangunan. “Kolaborasi dan keselarasan kerja antar semua tingkatan pemerintahan menjadi kunci membangun Sumatera Utara yang lebih baik,” ungkapnya.
Bupati Madina, Saipullah Nasution, mengungkapkan tekadnya untuk memajukan Mandailing Natal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami mengharapkan dukungan dan doa dari semua lapisan masyarakat,” tuturnya.
Acara ini menandai mulainya periode baru dalam pemerintahan Mandailing Natal. Semua pihak berharap besar pada kemajuan dan kesejahteraan yang akan tercapai di masa yang akan datang.
Hi, this is a comment.
To get started with moderating, editing, and deleting comments, please visit the Comments screen in the dashboard.
Commenter avatars come from Gravatar.