Ketua DPR Ditahan, PPP: Ini Periode Terburuk Pasca Reformasi

Gedung DPR(26/11/17)

MNC Trijaya Mandailing Natal (Jakarta) - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyatakan sekarang merupakan periode terburuk bagi kepemimpinan DPR. Pasalnya Ketua DPR RI Setya Novanto telah menyandang status tersangka dalam perkara korupsi e-KTP dan juga telah ditahan di Rutan KPK. Hal ini juga sedikit banyak berimbas dan mengganggu citra DPR secara umum.

"Ya ini sebenarnya ngomongin internal. Bagi PPP, katakanlah kebenaran meskipun terasa pahit, dan memang citra DPR terganggu dengan kasus yang menimpa Pak Novanto," kata Wasekjen PPP Achmad Baidowi, Minggu (19/11/2017).

Beliau menyampaikan bahwa publik terus mencibir ketua DPR yang terbelit oleh kasus hukum. Menurutnya, di periode ini bisa dikatan menjadi kepemimpinan DPR terburuk dalam sejarah pasca-reformasi.

"Beberapa hari terakhir cibiran publik baik melalui medsos ataupun langsung bertubi-tubi menyerang Pak Novanto yang dalam posisi ini ada jabatan ketua DPR melekat pada dirinya. Meskipun sifat pimpinan DPR kolektif kolegial, tetap saja personality ketua DPR tak bisa dipisahkan," imbuh beliau.

Hal senada juga diungkapkan oleh Wakil Ketua Fraksi PPP Amir Uskara yang ditemuai secara terpisah. Ketika dikonfitrmasi apakah posisi Ketua DPR perlu diganti sesegera mungkin atau tidak, beliau menyerahkan sepenuhnya kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) dan menghormati segala proses yang berjalan.

"Saya kira teman-teman di MKD memang sedang melakukan kajian terhadap kasus Pak SN, walaupun dalam UU MD3 yang diatur adalah yang sudah menjadi terdakwa," kata Amir Uskara.

Polemik mengenai kasus yang menjerat Setya Novanto  ini memang semakin santer begitu KPK memutuskan untuk menjebloskannya ke Rutan KPK. Meski sebelumnya status tersangka sempat dianulir melalui praperadilan, KPK kembali menetapkannya menjdi tersangka. Keputusan ini diambil setelah menilai Setya Novanto kurang kooperatif dan sering mangkir dari panggilan KPK. Ketua DPR ini disangka terlibat tindak pidana korupsi pengadaan e-KTP bersama-sama dengan Anang Sugiana Sudihardjo, Andi Agustinus, Irman, dan Sugiharto.  (Bakti-001)

Sumbe : PPP.OR.ID