Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mesjid Dan Pondok Pesantren Al-Jauharoh Panyabungan Selatan

foto : saat Peletakan batu Pertama

 MNC Trijaya Mandailing Natal (PANYABUNGAN SELATAN) -  MediaBerantas Kriminal -  Satu lagi Kabupaten Mandailing Natal (Madina) provinsi Sumatera Utara segera miliki Pondok Pesantren (ponpes) yang akan mencetak santri penghafal Al-qur'an.

 

Pondok pesantren adalah sebuah tempat untuk belajar ilmu agama islam secara lengkap dan mendalam serta sekaligus pembentukan moral dan karakter berahklakul karimah, pembelajaran tentang ilmu kehidupan di dunia dan akhirat.

Demikian disampaikan Ketua Yayasan Jauharoh Al Huzein, H. Ahmad Huzein Nasution kepada Wartawan usai melaksanakan peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan mesjid dan ponpes di desa Hutarimbaru kecamatan Panyabungan Selatan, Madina, Rabu (22/11/2017) siang.

Kegiatan peletakan batu pertama pembangunan mesjid dan ponpes Al-Jauharoh ini dihadiri oleh Alim Ulama Kabupaten Madina dan Tabagsel, pimpinan pondok pesantren Musthafawiyah, Muspika kecamatan Panyabungan Selatan yang diwakili Kapolsek Panyabungan Selatan, Ketua MUI Madina, Ka KUA kecamatan Panyabungan Selatan, Lurah dan Kepala Desa se-Panyabungan Selatan dan Tokoh Masyarakat kecamatan Panyabungan Selatan, pengusaha Munawar Kholil serta undangan lainnya. 

Pembangunan mesjid dan ponpes ini dipercayakan kepada seorang desain asal Singapura Suhaimi Haji Said. 

Kepada wartawan, Suhaimi Haji Said mengatakan pembangunan ponpes Al-Jauharoh bertujuan untuk mempelajari agama disamping itu juga bertujuan untuk beriteraksi dengan masyarakat sekitar. 

"Ponpes yang akan dibangun ini nantinya inshaallah berkwalitas dan sehat bagi para santri agar lebih semangat menuntut ilmu agama," ungkap Suhaimi dengan logat melayunya. 

"Kita juga bakal bantu yayasan dari Singapura untuk melakukan study banding antar santri dan program lainnya agar ada kemajuan bagi ponpes," ujarnya. 

Sementara itu, Sarifuddin tokoh pemuda desa Kayulaut mengapresiasi, semoga kehadiran pembangunan ponpes ini bisa bermanfaat dan berkomitmen bisa untuk kemajuan agama islam serta membuat masyarakat akan lebih baik. 

Diapun berharap agar ponpes ini selain untuk menuntut ilmu agama juga untuk menuntut  ilmu sosial lebih tinggi agar kedepannya kemajuan ilmu iptek lebih maju. (MBK)