Pemuda Muhammadiyah Madina, Menyayangkan Komentar Elli Pulungan Bode

Foto : Darma Siregar

MNC Trijaya Mandailing Natal - Terkait komentar Komentar pemilik akun facebook: Elli Pulungan Bode yang menyebut: dikibulin modus mengatasnamakan agama aruting Pemuda Muhammadiyah Mandailing Natal menyayangkan komentar tersebut melalui Wakil Ketua Bidang Dakwah dan Pengkajian Agama PDPM Mandailing Natal Selasa, (4/12/2018).

 

“Kita menyayangkan sekali komentar harus terucap dari seorang Elli Pulungan Bode yang selaku berasal dari daerah Mandailing Natal saat ini tinggal dijerman, berkomentar aksi 212 modus agama aruting, sebab  “Aruting” menurut bahasa mandailing memiliki konotasi Pargabus (pembohong) jadi tidak sepantasnya beliau mengatakan aksi 212 modus agama aruting (pembohong). Kata darma Siregar.

Darma Siregar juga mengatakan, reuni 212 yg digelar minggu 2 Desember 2018 kemarin di berbagai daerah khusus nya di jakarta merupakan praktek keislaman.

“praktek keislaman tidak hanya bersifat ibadah amaliyah seperti sholat, haji, syiamu ramadhan yang bersifat keshalehan individual, tapi juga praktek keshalehan sosial, dalam hal ini aksi reuni 212 merupakan ajang atau momentum silaturahmi, hanya saja aksi ini diadakan bertepatan dengan masa kampanye Pilpres, dikaitkan dengan politik itu wajar, yang jelas aksi tersebut bersih dari kampanye politik. Tutur Darma Siregar.

Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah mengingatkan Elli Pulungan Bode, untuk segera meminta maaf, dan menyarankan belajar agama islam yang baik.

“kita mengingatkan yang bersangkutan supaya meminta maaf, meminta maaf merupakan perbuatan yang mulia dalam islam, serta menyarankan beliau belajar agama yang benar, bukan saja pada beliau tapi juga pada teman-teman satu pemikiran di Group Merbas batang Gadis(MBG) seperti si Raja Harahap dan yang lain nya. Pungkas Darma Siregar (Bakhty)