60 Desa Akan Ikuti Pilkades Serentak di Madina

Ilustrasi Foto

MNC Trijaya Mandailing Natal (Madina) – Kabupaten Mandailing Natal akan melaksanakan pemilihan kepala desa serentak tahun 2018. Ada sebanyak 60 desa yang akan melaksanakan Pilkades pada 13 desember mendatang.

Dari 60 desa yang mengikuti pilkades tersebut dikarenakan tiga kategori penyebab, yaitu karena SK telah habis, kemudian karena meninggal dunia, dan karena kepala desanya diberhentikan atau mengundurkan diri.

Saat ini, para calon kepala desa sedang mempersiapkan persyaratan yang diperlukan panitia pemilihan, seperti SKCK dari Kepolisian, surat keterangan berbadan sehat dari rumah sakit, dan surat keterangan tidak pernah terpidana dari pengadilan negeri kabupaten Madina.

Kepala dinas pemberdayaan masyarakat dan desa, M Iqbal yang dihubungi MohgaNews, Selasa (7/11/2018) mengatakan, ada 60 desa yang akan mengikuti Pilkades serentak di kabupaten Madina.

Ia menerangkan, regulasi dan aturan Pilkades tahun 2018 ini tidak jauh beda dari pelaksanaan Pilkades tahun 2016 yang lalu. Hanya saja, ada satu point dalam Peraturan Mendagri yang pada intinya membuka peluang makin terbuka bagi siapa pun yang ingin ikut mencalon. Termasuk orang yang bukan penduduk di desa yang melaksanakan Pilkades.

“tidak banyak perubahan, ada satu point yang mengatur bahwa calon kepala desa tidak perlu harus bertempat tinggal di desa itu, tetapi membuat surat pernyataan bahwa setelah terpilih dia bertempat tinggal di desa yang dipimpinnya,” terangnya.

Iqbal berpesan kepada semua pihak khususnya kepada panitia pelaksana, calon kades serta pendukungnya supaya sama-sama menjunjung tinggi demokrasi sehingga tercapai pelaksanaan Pilkades yang jujur, aman dan berintegritas, dan sehingga masyarakat memiliki kepala desa yang benar-benar murni pilihannya masyarakat. 

Sumber : Mohganews

Editor Bakty