MUSIM HUJAN BERKEPANJANGAN, WARGA GUNUNG TUA KRISIS AIR BERSIH .

MUSIM HUJAN BERKEPANJANAGAN, WARGA GUNUNG TUA KRISIS AIR BERSIH

MNC Trijaya Mandailing Natal (Madina) - Musim Hujan secara global di Indonesia juga merambat sampai ke Gunung Tua Kec. Panyabungan Kab. Mandailing Natal. Warga Gunung Tua Jae dan sektirar dilanda krisis air bersih terlihat dari banyaknya warga kembali ikut antri di salah satu sumur bor sekitar MCK Banjar parinduri  dekat sungai Rantopuran.   Meluapnya sungai Rantopuran membuat tanggul-tanggul saluran air saluran parit ke desa-desa jebol sehingga MCK dan SAB kedesa-desa mati total.

Sungai Rantopuran yang meluap tiga minggu terakhir yang di sebabkan guyuran hujan siang dan malam sehingga sungai keruh dan bau tanah di katakan Efendi Rangkuti salah satu warga Gunung Tua Jae, Rabu, (10/10).

Efendi (50) warga Gunung Tua Jae mengatakan MNC saat berbincang-bincang di warung pinggir sungai Aek Ranto Puran, memang susah air bersih saat ini, Sungai Rantopuran yang meluap tiga minggu terakhir yang di sebabkan guyuran hujan siang dan malam sehingga sungai keruh dan bau tanah.

"MCK yang  telah ada tidak ada airnya, disebabkan saluran bondar (parit) dan pipa sedang  kering yang sungai Aek Ranto Puran Meluap membuat tanggul-tanggul saluran air saluran parit ke desa-desa jebol sehingga MCK dan SAB kedesa-desa mati total."ujar Efendi

Di tempat terpisah Uli (45) warga Gunung Tua Jae juga mengatakan Wartawan Sulitnya air bersih dikala sungai meluap

MUSIM HUJAN BERKEPANJANAGAN, WARGA GUNUNG TUA KRISIS AIR BERSIH

"Sebagai ibu rumah tangga kebutuhan air sangat banyaknya untuk semua kebutuhan. Sungai kering, MCK tidak ada . Mayoritas warga Gunung Tua tidak memiliki sumur Pribadi makanya kami para ibi-ibu ikut antrian mengambil air bersih. Bukan hanya warga Gunung Tua Jae yang mengambil air bersih di Sumur Bor desa ini tapi banyak juga dari desa sekitar" ucap Uli

"Sebulan ini memang  hujan terus , makanya sungai meluap  sehingga sulit pasokan air bersih. Sumur bor yang yang kami antri ini hanya mengalir di sore hari, mulai dari jam 5 sore hingga larut malam. Memang sulit, air bersih itu hanya buat masak dan minum sementara untuk kepeluan MCK tidak bisa, terkadang menumpang mandi di sumur warga” tambah Uli

Warga Gunung Tua Jae berharap agar pemerintah bisa mengambil kebijakan menangani Maslah Krisis air bersih yang sangat Vital untuk semua keperluan hidup.

Bakty