Akibat Beasiswa Dihapus Banyak Mahasiswa Terancam Putus Kuliah

Foto Ketua IPM Madina (sudut Kiri)

MNC Tijaya Mandailing Natal (Madina)-, Dalam pengaktifan kembali Beasiswa banyak Organisasi mahasiswa yang berharap dapat ter-realisasi pada P-APBD 2018 dikarnakan Beasiswa ini merupakan penunjang yang sangat vital bagi kalangan mahasiswa apalagi dari keluarga yang kurang mampu, tentu dengan Pengaktifan Beasiswa ini Angka Putus Kuliah di Kab. Madina Dapat di Minimalisir.

Ini di gambarkan oleh Sefly Harahap Ketua Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Madina senin (01/10/18) di Panyabungan, “ Beasiswa ini bersifat Vital di kalangan Pelajar maupun Mahasiswa apalagi dari kalangan kurang mampu, tentu Beasiswa ini akan sangat membantu untuk kelangsungan Belajar dan kuliah”

“ Jika Beasiswa ini dapat di tampung kembali mulai pada P-APBD 2018 tentu akan sangat meringankan beban orang tua Siswa apalagi di zaman sekarang ini khususnya di Madina yang mayoritas Petani karet sangat tercekik dengan harga karet yang merosot dan kebutuhan Pokok yang melambung” ungkap Sefly

“saya sendiri sudah pernah melihat secara langsung anggota saya di Organisasi IPM yang hampir putus kuliah gara-gara tidak sanggup membayar Semester, tapi namanya organisasi kami bahu –membahu untuk membantunya dan Alhamdulillah dengan bantuan yang lain Uang Semesternya dapat terselesaikan” Lanjut Mahasiswa UMTS Semester III tersebut

“ Apakah para Bapak Anggota Dewan yang di gaji untuk menyuarakan Aspirasi kami tidak miris melihat hal demikian jika terjadi di depan kalian, dan coba Para Bapak Dewan tarik diri jika anda di posisi orang tua Mahasiswa yang kurang mampu dan tidak sanggup untuk membayar Uang kuliah anak anda apa yang akan anda katakan dan bagaimana perasaan anda, maka dari itu saya berharap Beasiswa ini dapat di tampung kembali untuk memangkas angka Putus kuliah Di Mandailing Natal ini.” Akhiri Sefly yang sempat kuliah di Peguruan tinggi Sumbar

Eka S. Red.