SOSOK MAYAT DI BALUT LUMPUR GEGERKAN WARGA GUNUNG BARANI

SOSOK MAYAT DI BALUT LUMPUR GEGERKAN WARGA GUNUNG BARANI

MNC Trijaya Mandailing Natal (Madina) -  Warga Desa Gunung Barani Kecamatan Panyabungan kab. Mandailing Natal Provinsi Sumut di gegerkan penemuan dikejutkan sesosok  mayat di areal Kolam Ikan yang kering,  Selasa sore (25/9/2018)

Penemuan mayat itu terjadi sekitar pukul 16:00, Berawal dari dua  anak hendak memancing ke areal kolam ikan di Desa Gunung Barani. Tiba-tiba di antara anak itu melihat sosok menyerupai tubuh manusia  berbaring di sawah berlumpur.

Dari keterangan Saksi yang menemukan dua orang pelajar M. Firmansyah  (13) dan M khairul (13) mengatakan kepada MNC, Mereka hendak memancing belut di sekitar kolam kemudian melihat sesosok mayat yang terletak di kolam ikan yang berlumpur.  Melihat Sosok mayat ini mereka langsung memberitahukan kepada warga sekitar sehingga warga menghampiri TKP. 

Foto : Bocah Penemu Mayat

“ kami kemari untuk memancing belut, di sekitar kolam ini, namum kami melihat hal aneh tergeletak di tengah kolam yang berlumpu. Awalnya kami kira se ekor biawak namun setelah perjelas ternyata sesosok mayat” terang mereka

Mendengar teriakan anak-anak yang berlari dari arah persawahan menuju perkampungan, mengundang perhatian warga yang kebetulan sedang di sekitar rumahnya  masing-masing. Hanya hitungan menit,  “gadu” (bedeng pembatas sawah) sudah dipenuhi warga kemudian ada  warga coba melaporkan peristiwa tersebut ke polisi.

Selang beberapa lama Polisi dan Pihak rumah sakit menyatroni TKP lengkap dengan ambulan dan Kantong mayat. Tak butuh waktu lama untuk mengevakuasi mayat tersebut oleh Polisi dan di bantu warga setempat.

Selanjutnya, Untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian Jamilah, polisi sudah membawa almarhumah ke RSUD Panyabungan untuk mendapatkan visum et repertum dan menyelidiki penyebab kematian korban. Saat diangkat ke darat, tubuh korban masih memakai pakaian lengkap, namun busana yang dikenakan nyaris tak terlihat karena dibalut lumpur.

Menurut  seorang warga,  Senin pagi (24/9/2018), mereka masih melihat Jamilah makan lontong di salah satu warung. 

“Kemarin pagi masih ada yang melihat Kak Jamilah makan lontong,” ujar warga yang enggan disebut namanya.

“Keseharian  Jamilah mencari sayuran areal persawahan  di sawah  seperti kangkung, genjer, dan sumangge. Biasanya ia berangkat ke sawah habis  zuhur, lalu pulang sore kemudian  pagi  harinya hasil petikannya dijual. Jamilah tinggal bersama adiknya yang sudah berkeluarga. Hingga saat ini, wanita yang mengidap penyakit darah rendah ini belum berumah tangga. Ia juga mengidap cacat bawaan sejak lahir, yaitu tangan kiri agak kecil” Tambah warga ynag enggan disebut namanya

“Secara umum almarhumah sehat, hanya ada penyakit pilulus (darah rendah). Kemungkinan ia pusing, lalu jatuh dan  tidak ada warga  yang melihatnya,” Lanjut warga Gunungb Barani itu

Kasat Reskrim Polres Madina, AKP damos C Aritonang saat di temui awak Media di RSUD panyabungan membenarkan Penemuan Mayat tersebut.

“ benar adanya penemuan mayat di Desa Gunung Barani di sekira areal Persawahan “ Jelas Kasat Reskrim

“ Tadi kita mendapatkan kabar sekitar pikul 16:00 WIB, maka kita langsung turun ke TKP,. Mayat jailah ini kira –kira berumur 60 tahun” tambahnya

Usai otopsi di RSUD Panyabungan mayat jamilah di pulangkan ke Desa Gunung barani  sekktar jam 20;00  kemudian di semayamkam malam itu juga di Desa Gunung Barani

Bakty