MASYARAKAT TABUYUNG KECEWA DENGAN DD DAN ADD 2017 MUSDES ADD-DD ANGGARAN TAHUN 2018 DESA TABUYUNG DITUNDA

Proses Musyawarah Di Desa Tabuyung Kecamatan Muara Batang Gadis

MNC Trijaya Mandailing Natal (Tabuyung) - Musawaharah Desa (MUSDES) anggaran Dana Desa dan Dana Desa(ADD-DD) yang bersumber dari APBD dan APBN tahun 2018 ditunda, sekitar pukul 14.00 wib Minggu 29 Maret 2018 Desa Tabuyung Kec.Muara Batang gadis (MBG) Kabupaten Mandailing Natal (Kab.Madina).yang di buka oleh Alam Syahputra (34), sebagai panitia rapat Musdes tersebut.

Dalam musdes tersebut banyak warga yang menyampaikan pendapat seperti Ilu sagarah (30) sebagai warga  menyampaikan dalam pidatonya, assalamualaikum,mualaikum warmatull a,wabarakatu, salam sejahtra buat kita semua, terimah kasih atas segala kesempatan untuk kita bersama,

sebelum kita berbicara untuk realisasi tahun berjalan, untuk 2018.alangkah baiknya kita disini,saling mengingatkan, pemerintah sudah memberikan acuan kepada kita, sebagai pemerintah desa Tabuyung ini,dan juga kepercayaan masyarakat, untuk mengelola anggaran, tetapi,fakta dilapangan selalu kita temukan, peraturan tersebut,selalu dikencingi,oleh penyelenggara pemerintah didesa ini,baru UU KIP tentang Keterbukaan Informasi pablik,itu sangat diperlukan oleh masyarakat sebagai sarana per sarana informasi, untuk sebagai sosial kontrol dalam Mengkawal anggaran Dana Desa berikutnya, lanjut Ilu Sagara, sekarang saya mau bertanya kepada BPD,apakah SPJ 2017,sudah dibikin apa tidak, sebelum kita melangkah ke 2018.dan juga disini, pemuda adalah akar rumput ujung tombak negri, tetapi ada beberapa hal pemuda,tidak direalisasikan sebagai mana mestinya,barang kali pemuda mempunyai data, atas ketimpangan realisasi anggaran itu,barang kali itu saja yang dapat saya sampaikan disini, selanjutnya masyarakat yang lain memberikan masukan,kita ucapkan terima kasih, paparnya,

 

Yuserman Piliang (25). sebagai ketua pemuda Desa Tabuyung Kec.Muara Batang gadis, menyambung apa yang telah disampaikan oleh saudara Ilu barusan tadi, tentang realisasi pagu anggaran untuk pemuda/pemudi Desa Tabuyung Tahun 2017,yang dimana terpasangnya baleho APBDes dan P.APBDes tersebut tidak dikantor kepala desa, atau ditempat-tempat  umum, melainkan malah dunia sosial (Mensos) FB,ini sangat lucu sekali kalau menurut saya,

Disini,untuk pembinaan tentang pemuda tentang sepak bola, anggaran bersumber dari APBD tahun 2017, dengan pagu anggaran sebayak Rp.4.500.000,bahwa berdasarkan anggaran yang sudah direalisasikan penyelenggaraannya, dana desa dan alokasi dana desa oleh pemerintah desa Tabuyung yang terwakili,oleh ketua pemuda/pemudi dalam bentuk barang dan uang adalah sebagai berikut, sepatu sepak bola 22 pasang-kostum sepak bola 2 lusin-kostum bola volley 2 lusin-kostum kostum bola futsal 2 lusin-bola kaki futsal volley 7 buah-net volly 1 set- jaring gawang 1 set-1 buah stempel pemuda-uang kontan yang diserahkan untuk pertandingan volly di Kecamatan Natal Rp.1.000.000 baru uang transportasi untuk pertandingan volly Rp.500.000- uang transportasi pertandingan dikecam Atan lingga Bayu Rp.500.000- bahwa berdasarkan  data baleho di APBDes yang kami dapatkan dan juga pagu anggaran Dana Desa(DD) yang bersumber dari APBN tahun anggaran 2017.pemberdayaan pembinaan pemuda tentang sepak bola pagu anggaran Rp.45.975.000.bahwa berdasarkan APBDes Dana Desa Tabuyung TA.2017 diduga keras sangat tidak sesuai apa yang telah direalisasikan pemerintah Desa kepada pemuda Desa Tabuyung,oleh karena itu,kami dari pemuda mengharapkan sekali jika memang masih ada hak kami sebagai pemuda dianggaran tersebut,agar supaya pemerintah Desa, dapat memberikan sisa anggaran itu kepada kami sebagai menerima hak,harapannya, 

 

Senada yang disampaikan Pardamean (53). sebagai toko masyarakat,menyampaikan hal yang berbeda,izinkan saya juga menyampaikan beberapa hal,bahwa rapat mudes ini sangatlah penting kalau menurut saya didesa, merancang arah masadepan desa untuk kedepannya,apa-apa saja yang harus kita bangun untuk Desa tahun 2018,tapi kenapa PJ.kepala desa orang yang berkompeten didesa ini tidak dapat hadir,juga kaur pemerintahan desa juga tidak ada, BPD entah kemana ini lucuh sekali kalau menurut saya,sumber daya manusia sekarang ini sudah cukup maju, Masyarakat sudah pandai melihat dan menilai, tapi kenapa masyarakat ini dibuat seperti org bodoh saja,yang tidak tau apa-apa,kami berharap kepada pemerintah Desa dan juga BPD jalankanlah pemerintahan ini dengan serius,ucapannya.sambung Pardamean,inilah persoalannya makanya sangat perlunya kepala desa hadir disaat rapat-rapat  penting seperti ini,kalau ada masyarakat nantinya yang bertanya kepada pemerintah desa,bisa terjawab,sudah seperti apa,dan bagaimana sekarang perkembangan Alokasi Dana Desa dan Dana Desa, anggaran tahun 2017 yang lalu,akibat tidak hadirnya kepala desa disini,tidak ada satupun pemerintah desa yang bisa menjawab pertanyaan dari masyarakat tersebut, bapak serius apa tidak menjalankan pemerintahan ini,kalau tidak serius, Monggo, kemudian kita yang mengadakan rapat ini hadirlah disini,bapak dari pihak kepolisian saja bisa hadir mereka disini,juga dari babinsah juga hadir,hari Minggu pula seharusnya,hari Minggu ini mereka bisa kumpul dengan keluarganya,tapi ini tidak demi menjalankan tugas dan menghargai pemerintah, kemudian pakai pakayan dinas lengkap mereka datang dengan rasa tanggung jawab,malah tuan rumah tidak hadir lucu ini kalau menurut saya, sementara yang mengundang, mungkin berlehai-lehai diluar sana kita tidak tau,jadi harapan saya kepada pemerintah Desa jawab dulu pertanyaan masyarakat tentang realisasi ADD-DD 2017 yang dipertanyakan masyarakat tadi,baru kita melangkah untuk ke 2018,biar jangan adalagi anggapan-anggapan yang mereng masyarakat ini kepada pemerintah didesa nanti kedepannya,himbauannya.

(Parwis Batubara)