19 TAHUN MADINA BERDIRI MASIH ADA DESA YANG BELUM TERJAMAH JALAN ASPAL

Foto : Kondisi Jalan Desa Handel

MNC Trijaya Mandailing Natal (Madina) - Di usia 19 tahun Kabupaten Mandailing Natal, warga Desa Handel kecamatan Puncak Sorik Marapi, kabupaten Mandailing Natal , Sumatera Utara belum juga menikmati akses jalan yang layak, hal tersebut diungkapkan oleh Zulkarnaen,  yang juga merupakan Kepala Desa Handel.

“Sudah 19 tahun Madina mekar dari Tapsel  , sungguh miris kita melihat masih ada daerah-daerah yang akses jalannya memprihatinkan. Seperti yang ada di kecamatan Puncak Sorik Marapi Ini”, ungkap Zulkarnaen, (11/3)

Ia menjelaskan bahwa, hampir semua Desa penghubung antara Desa di Kecamatan Sorik marapi sejak dulu dalam kondisi yang memprihatinkan, dia mencontohkan beberapa akses jalan di Desa Handel yang tidak layak dilalui itu.

” Sejak dulu akses jalan belum pernah di perhatikan, salah satu contohnya bisa kita lihat di Desa Handel, dimana akses jalan di Desa tersebut ini rusak parah dan sulit untuk dilalui apalagi jika dimusim penghujan tiba, padahal akses jalan di Desa tersebut juga merupakan akses penghubung dengan Desa dengan desa yang lain di Kecamatan ini. Perlu diketahui jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat untuk beraktivitas sehari-harinya dan semenjak Berdiri Kabupaten ini belum pernah Jalan di Desa ini diperbaiki oleh Pemerintah”, Tambahnya

Lebih lanjut ia juga mengatakan bahwa sebenarnya di setiap musim pesta demokrasi, masyarakat Handel selalu di beri janji oleh para kandidat yang ingin maju sebagai bagian dari penentu kebijakan untuk perbaikan jalan mereka, namun nyata setelah mereka duduk, yang tersisa hanyalah janji. Dan Ia membeberkan sudah berulang kali mengajukan proposal untuk pembangunan jalan dan setiap tahun musrembang di usulkan.

Padahal, sambung Zulkarnaen, jika ditinjau dari segi potensi yang ada di Kecamatan Puncak Sorik marapi, seperti potensi kehutanan, pertanian, tambang dan pariwisata, maka semestinya pemerintah memperbaiki akses jalan yang ada, agar kiranya potensi itu dapat terjamah dengan baik guna kemajuan daerah.

“Jika dilihat dari segi potensi  Sumber Daya Alam yang ada di Kecamatan ini, seperti potensi pertanian, kehutanan , dan pariwisata, semestinya Pemerintah memperbaiki akses jalan yang ada dikalumpang, Sebagai langkah awal menjamah potensi tersebut”, beber ZulFoto : Kondisi Jalan Desa Handel

Untuk itu, ia menegaskan bahwa jika pemerintah benar-benar serius memperhatikan Desa-Desa di kecamatan  khususnya Desa Handel, maka tidak ada alasan untuk tidak membangun akses jalan disana, mengingat pentignya masalah tersebut.

“Jika pemerintah benar-benar serius untuk memperhatikan akses jalan di Desa-Desa di kecamatan  khususnya Desa Handel, maka tidak ada alasannya untuk tidak membangun akses jalan disana, kalau dikatakan APBD Kabupaten mamuju tidak cukup untuk mendanai itu, kan ada anggaran pusat, seperti dana alokasi khusus dari APBN, pemerintah tinggal membuat proposal untuk melobi anggaran tersebut”, Pungkas Zulkarnaen

Liputan : Bakty