KETERLAMBATAN PROSES PERALIHAN KEWENANGAN DALAM KEPENGURUSAN SMA/SMK BISA MENGANCAM KESEJAHTERAAN BAHKAN JIWA KELUARGA HONORER!!!

Foto : Ketua FHI Madina di Gedung DPRD Madina

MNC Trijaya Mandailing Natal (Madina) - Bayangkan sebelas Bulan Tak digaji padahal GAJI Adalah Sumber penghidupan keluarga! DPRD Madinia apresiasi Nasionalisme dan kesetiaan Guru Honorer SMA/SMK Kabupaten Mandailing Natal.

Massa Guru Honorer Tenaga Kerja Sukarela (TKS)  SMA/SMK di lingkup Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) saat mendatangi gedung DPRD Mandailing Natal, Senin (27/11/2017). Pegawai Miskin Gaji itu melakukan aksi damai karena honor mereka belum cair selama sebelas bulan terakhir, Sudah gaji Jauh di bawah UMP itupun telat Pencairannya! Ucap BISRI SAMSURI, S.Pd kepada wartawan. Adapun besaran Honor tks yang di biayai dari APBD tersebut Kisaran Rp. 1 juta/bulannya. Bisri menjelaskan Akibat belum cairnya Gaji pahlawan tanpa tanda jasa tersebut selama sebelas Bulan dirinya meyakini akan berdampak Buruk terhadap kesejahteraan bahkan jiwa keluarga honorer!

Masa yang datang juga membawa berbagai tulisan dalam spanduk berupa tuntutan yang meminta Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi memperhatikan dan memberikan hak guru honorer yang belum direalisasikan sesegera mungkin, karena sudah sering dijanjikan bakal dicairkan melalui Dinas Pendidikan Provsu. 

"Gimana Mau Paten Kalau Gaji Guru Honorer aja Belum Cair", itu salah satu kalimat dalam spanduk yang di bawa honorer.

Setelah berorasi hampir satu jam tuntutan massa tersebut akhirnya mendapatkan respon dari beberapa Anggota DPRD Madina dan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal

Menurut H. Alimakmur Nasution alias Oji ganding politisi dari Partai Hanura juga Mewakili komisi I DPRD kabupaten Mandailing Natal saat menerima Para Guru Honorer, bahwa tindakan Para Guru kita Tenaga honorer Sukarela (TKS) SMA/SMK yang Melakukan Aksi Damai ke Kantor DPRD kita ini sangatlah Wajar, malah saya Berpendapat Terlalu lambat para guru-guru kita ini menyampaikan hal ini ucapnya di ruang rapat DPRD Mandailing Natal. Dirinya juga menjelaskan kalau ada oknum yang Menekan kalian setelah aksi ini tolong disampaikan ke kantor DPRD mandailing Natal sebutnya sambil menatap iba rombongan Guru Honorer.

Bisri Samsuri Nasution didampingi Mukheri Hamid, koordinator aksi ini mengatakan, Guru yang tergabung dalam Forum Komunikasi Guru TKS SMA/SMK yang bertugas di Madina menggelar aksi karena dipicu keresahan para guru honorer tingkat SLTA ini lantaran belum menerima gaji selama sebelas bulan. 

"Hal seperti ini sudah dibayangkan bakal terjadi saat pertama sekali terjadinya peralihan penggajian dari pemerintah Kabupaten Madina ke Provinsi Sumut," ungkap mereka. 

Ke khawatiran mereka tersebut terbukti saat ini dengan tidak adanya kejelasan terkait SK dan gaji honorer yang sudah sebelas bulan belum dicairkan Mulai januari Hingga Nopember 2O17.

"Kehadiran kami ke gedung DPRD Madina ini untuk mengadukan nasib rakyat sebagai guru honorer dan meminta tolong agar wakil rakyat kita dapat memperjuangkan nasib para Pahlawan Tanda Jasa ini serta sangat berharap kepada pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan kabupaten Madina agar menjembatani persoalan ini agar segera di cairkan honor mereka. tambah Bisri yang merupakan Pembina Forum Honorer indonesia di Kabupaten Madina tersebut. 

"Miris hati kita mendengar jeritan mereka belum terima gaji sebelas bulan," ujar Bisri dengan nada sedih. 

Usai bertemu dan tatap muka dengan anggota DPRD Madina bersama Dinas Pendidikan Madina di ruang rapat paripurna, telah didapatkan solusi bersama. 

"Solusinya tadi akan membentuk tim terdiri dari DPRD, Dinas Pendidikan dan 3 orang wakil Honorer yang akan segera berangkat ke Dinas Pendidikan Provsu di kota Medan," untuk mendesak supaya SK dari Honorer Di SMA/SMK segera di keluarkan.

Bisri Juga Mengusulkan supaya Team yang terbentuk ini tidak hanya memperjuangkan SK dari Honor TKS Saja karena Honorer Di SMA/SMK Bukan hanya Honor TKS saja masih ada juga Honor Komite Yang Dibiayai Oleh Biaya Operasional sekolah(BOS) supaya tidak terjadi kesenjangan Ucap Ketua DPD LSM TEAM UPAYA MASYARAKAT PEDULI AMANAH SEJAHTERA (TUMPAS) Sekaligus Pembina Forum Honorer Tersebut Tersebut.(TIM)